Kerugian Yang Dirasakan Anak Dari Tidak Adanya Pendidikan Kecerdasan Emosional

Dalam mendidik anak ada banyak hal yang harus diajarkan agar dapat membantu tumbuh kembangnya agar menjadi cerdas dan memiliki sikap yang baik, salah satu hal yang harus diajarkan tentu saja kecerdasan emosional. Hal ini perlu diajarkan untuk membangun sikap dan sifatnya agar tidak mudah terpancing emosinya dan sekaligus memiliki empati yang besar kepada orang lain karena bisa memahami perasaan diri sendiri dan orang lain. Namun terkadang ada orang tua yang enggan mengajarkan hal ini karena berbagai hal yang justru merugikan anak tersebut karena tidak bisa tumbuh dengan kepribadian yang baik.

 

Ini tentu cukup memberikan kerepotan sendiri bagi anak karena tidak mampu mengontrol emosinya sendiri yang tentu bisa berdampak buruk pada dirinya sendiri ketika anak sudah memasuki waktu sekolah. Karena memang kecerdasan emosional anak ini memiliki fungsi khusus untuk membuat anak bisa mengenali emosi dan mengatasi emosi yang tengah timbul tersebut, namun jika tidak hal sebaliknya yang akan terjadi dan pastinya merugikan anak. Orang tua tentu harus siap menerima dampak buruk yang akan dialami anaknya jika tidak diberikan arahan dan pendidik mengenai kecerdasan yang satu ini dan lebih mengarahkan pada kecerdasan akedemiknya. Dan berikut ini Wyeth Parenting memberikan beberapa dampak buruk yang mungkin muncul dari tindakan orang tua mengabaikan hal penting ini.

 

  1. Tidak mengerti emosi yang terjadi padanya

Terkadang anak bahkan tidak tahu emosi apa yang tengah dirasakan dan dikeluarkannya sehingga anak dalam keadaan yang cukup berat karena tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi padanya. Hal ini tentu akan berdampak buruk karena kurangnya kemampuan diri untuk memahami apa yang terjadi pada diri sendiri.

  1. Tidak memikirkan dampak dari tindakannya

Hal ini pasti akan memiliki kemungkinan yang besar untuk terjadi karena anak yang sudah mulai tumbuh dewasa tersebut enggan banyak berpikir karena masalah yang sudah dibahas dipoin nomor 1. Disesabkan cukup banyak masalah yang mungkin dihadapi membuat anak lebih memilih melakukan sesuatu yang mungkin dapat membuatnya keluar dari masalah tanpa berpikir terlebih dahulu mengenai resiko lainnya.

  1. Tidak mampu menyelesaikan masalahnya

Hal ini menjadi poin yang cukup penting karena emosinya sendiri pun sudah sulit diatasi sehingga masalah lainnya juga tidak bisa diselesaikan dengan baik. Terlebih lagi pastinya kebanyakan masalah yang muncul juga disebabkan oleh tidak bisa diselesaikannya masalah emosi tersebut sehingga membuat anak ketika dewasa sulit membuat keputusan benar. Hal ini akan membuat anak ketika beranjak dewasa akan memliki banyak permasalahan baik ringan hingga berat yang mengganggu kehidupan pribadinya karena tidak bisa mengolah dan mengatasi berbagai masalah sendiri.

Demikian beberapa dampak buruk yang mungkin bisa terjadi jika orang tua mengabaikan pendidikan dalam hal kecerdasan emosional dengan benar.

Leave a Reply