Paparan Dan Penjelasan Terhadap Optical Viewfinder Photography Studio

Paparan Dan Penjelasan Terhadap Optical Viewfinder Photography Studio

Pengaturan ISO dalam pemotretan akan mempengaruhi kecerahan gambar yang dikombinasikan dengan kualitas hasil pemotretan. Sebelum masuk ke kompleksitas sensor elektronik kamera (mengacu pada artikel dari para ahli),bisa katakan semakin tinggi nilai ISO, semakin terang gambar yang dihasilkan.

Sayangnya, dengan meningkatnya ISO, noise kromatis juga meningkat, yang secara dramatis mengurangi kualitas gambar.Oleh karena itu, dalam praktiknya, jika Anda membutuhkan gambar Anda lebih terang, kurangi penyebut kedua kecepatan aperture dan shutter dan tingkatkan ISO. Jika Anda membutuhkan gambar Anda menjadi lebih gelap, tingkatkan penyebut dari diafragma dan kecepatan rana dan kurangi ISO.

Saat dalam mode Auto Shutter, kamera mencoba melakukan ini secara otomatis, tanpa menanyakan apapun kepada Anda.

Bagaimanapun, bahkan dalam mode manual, kamera melakukan perhitungannya, memberi saran kepada kami sewa lcd proyektor semarang. Cukup tekan tombol rana setengah jalan untuk menerima nilai ideal untuk kamera kami, pada layar atau di jendela bidik optik. Secara khusus, di jendela bidik optik, kita harus melihat banyak angka (kisaran ini dari kamera ke kamera), kurang lebih di skematik pada bagan berikut.

Seperti yang dapat Anda lihat, semua pengaturan yang telah Anda sebutkan sebelumnya ditampilkan di jendela bidik. Bila Anda menekan tombol rana setengah jalan, indikator ini menyala dan menunjukkan pengaturan yang dipilih dan bagaimana kamera menafsirkan cahaya yang tersedia.

Dari gambar ini kita dapat melihat bahwa kamera memberitahu kita bahwa kita mengatur kecepatan rana kita ke 1125, panjang fokus kita di 4.0 dan ISO kita sampai 200. Tingkat eksposur (ELI) indikator ini ada mengatakan bahwa kita tidak cukup membiarkan cahaya di kamera (titik kiri terpusat). Jika disinari ke kanan tengah, kita akan tahu bahwa kita terlalu banyak melakukan cahaya.

Misalkan Anda ada di rumah untuk memotret pesta ulang tahun di siang hari. Seperti yang sering terjadi, cahaya itu diskrit, tapi tidak luar biasa. Dengan menggunakan informasi di atas, kita tahu bahwa bila tidak ada banyak cahaya yang tersedia, kita harus bekerja di ISO (jangan pernah menekan lebih dari 800). Kita juga tahu bahwa untuk memulihkan cahaya kita harus membuka diafragma dengan menggunakan maksimal yang ada pada lensa (misalkan f 4). Aperture yang pudar juga akan menciptakan latar belakang yang kabur, meningkatkan perhatian pada subjek utama fotografi. Kami memotret orang yang bergerak, artinya waktu peletakan tidak akan terlalu lambat, tidak kurang dari 1200 (untuk menghindari kabur).

Secara teoritis, ini akan membantu kita mendapatkan gambar yang tidak terlalu jelas atau terlalu gelap. Tentu saja, beberapa memaksa kadang-kadang diperlukan (dalam arti mengabaikan indikasi), namun metode ini harus bekerja dalam sejumlah besar kasus. Sebagai contoh, mari kita bayangkan adegan yang akan difoto.

Leave a Reply